jump to navigation

Lima Pilar Sejarah Pesisir Selatan April 30, 2008

Posted by wawasanislam in sejarah.
trackback

Alternatif Hari Jadi Pesisir Selatan

//Yulizal Yunus

(1) 19 Agustus 1621 dengan peristiwa penolakan tegas pembesar Pesisir Selatan terhadap kekuatan asing yang berpraktek imperialism dan mengarah colonialism, dan pengakuan Pagaruyung terhadap Pesisir (2) 7 Juni 1663, Perang Bayang (1663-1711), perlawanan rakyat sarat dengan rasa nasionalis menolak Belanda membuat loji VOC pertama di kawasan Sumatera Barat, yakni di Pulau Cingkuk tahun 1662, (3) 6 Juli 1663, Perjanjian Painan lanjutan dari Sandiwara Batangkapas. Sandiwara menolak kebijakan politik Sultan Iskandar Muda (Aceh) menjaga ketat bahkan hendak menutup kota pantai pelabuhan Samudrapura, Indrapura dalam berdagang lada dan emas, (4) 28 Januari 1667, pertemuan tingkat tinggi antara Raja Minangkabau dan Belanda yang salah satu solusinya adalah pengakuan terhadap eksistensi Pesisir Selatan sebagai bagian integral wilayah sub kultur Minangkabau, (5) 6 Juni 1701, kemarahan rakyat Pesisir Selatan terhadap tipuan Belanda menawarkan jasa memadamkan huru-hara sebagai mantel praktek imperialism mengarah colonialism, dengan membakar loji VOC di Indrapura.

Komentar»

1. rido - Mei 12, 2008

Ass…..jadi pobilo hari jadi pasisia ngku????
sampai kini ambo ndak tau pobilo ultah pasisia do,,padohal ambo urang batang kapeh asli….gaek ambo hanyo mancaritoan kaluarga sajo nyo ngku,,,,ambo mintak,,,angku namua mangirim jaweknyo sacaro panjang leba kok sampai itu nan ditatok an sabagai hari jadi e,,,tolong kirim ka email ambo yo ngku……..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.